26 October 2026       8 kali

Lumajang – Madrasah Aliyah Syech Tambuh (MASTA) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan keterampilan peserta didik melalui pembelajaran berbasis praktik. Kali ini, Tim RVS MASTA melaksanakan praktik lapangan pemeriksaan konstruksi bangunan di dua pesantren rekanan, yakni Pesantren Tamasya Sememu dan Pesantren Hidayatul Azhar Jarit, pada Senin, 27 Oktober 2026.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik, khususnya di bidang pemeriksaan dan penilaian kondisi bangunan.
Sebanyak enam peserta didik pilihan MASTA terlibat dalam kegiatan ini. Mereka merupakan siswa yang telah melalui proses pemetaan kompetensi berdasarkan tes yang dilaksanakan pada pertemuan sebelumnya. Keenam peserta tersebut adalah Areta Chalwacetta Putri Hannia, Roby Zidnah Fachriansyah, Danay Mauriad, Muhammad Ilham A’rofi, Siti Khoiriyah, dan Safania Rahmadani.
Dalam pelaksanaannya, para siswa didampingi oleh Ustad Ngadiono, Muhammad Umar Fadloli, dan Muhammad Maftuh Sururi. Sementara itu, tim dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut hadir mendampingi kegiatan, yaitu Dr. Akyunul Jannah, S.Si., M.P., Vicky Wildan Yustisua, M.T., serta dua mahasiswa dari bidang Sains dan Teknologi (Saintek) dan Teknik.
Selama praktik lapangan, para siswa terlibat langsung dalam pemeriksaan konstruksi bangunan di kedua pesantren. Dengan menggunakan peralatan standar yang digunakan dalam kegiatan RVS, peserta mempraktikkan pengukuran dan pengumpulan data untuk membantu menilai kekuatan serta kelayakan kondisi bangunan.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam menggunakan peralatan pemeriksaan, melakukan pengamatan terhadap kondisi bangunan, serta memahami pentingnya ketelitian dalam proses penilaian konstruksi. Pendampingan dari tim perguruan tinggi juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar langsung dari tenaga ahli dan praktisi di bidangnya.
Kepala MAS Syech Tambuh, Muhammad Maftuh Sururi, menyambut baik kolaborasi yang terjalin bersama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperluas pengalaman belajar peserta didik sekaligus memperkuat kompetensi keterampilan yang dikembangkan di madrasah.
“Ini menjadi poin penting bagi Madrasah Aliyah Syech Tambuh untuk berkolaborasi bersama UIN Maliki Malang, khususnya Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) dan Fakultas Teknik. Kolaborasi ini akan mendorong pengembangan kompetensi bagi peserta didik,” tutur Muhammad Maftuh Sururi.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara madrasah dan perguruan tinggi. Dengan demikian, peserta didik MASTA memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
Praktik lapangan Tim RVS MASTA ini sejalan dengan semangat madrasah yang mengunggulkan keterampilan (skill). Melalui pengalaman langsung di lapangan, MASTA berupaya membekali peserta didik dengan kompetensi yang tidak hanya diperoleh di ruang kelas, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

Powered by Froala Editor