27 October 2026
7 kali
LUMAJANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah (MA) Syech Tambuh, Pasirian, Lumajang. Areta Chalwacetta Putri Hannia terpilih untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Lumajang pada bidang studi Biologi.
CariPeta Wilayah
Terpilihnya Areta menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MA Syech Tambuh. Keikutsertaannya dalam ajang kompetisi akademik tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, memperluas wawasan, serta mengembangkan potensi diri di bidang ilmu pengetahuan, khususnya Biologi.
OMI merupakan ajang kompetisi yang memberikan ruang bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan kemampuan akademik, daya pikir kritis, serta semangat berprestasi. Melalui kompetisi ini, para siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah dan meningkatkan motivasi untuk terus belajar.
Bagi Areta, keikutsertaan dalam OMI 2026 bukan sekadar kesempatan mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan diri dan menambah pengalaman berkompetisi di tingkat kabupaten.
“Ini jadi suatu kebanggan karena bisa mewakili MA Syech Tambuh untuk berkompetisi dengan sekolah-sekolah setingkat yang berada di Kabupaten Lumajang,” kata Areta beberapa Waktu lalu.
Sementara itu, pihak MA Syech Tambuh berharap partisipasi Areta dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus belajar, menggali potensi, dan berani mengambil kesempatan dalam berbagai ajang kompetisi akademik.
“Keikutsertaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, memiliki rasa ingin tahu tinggi, serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan untuk menghadapi tantangan masa depan,” kata Kepala Madrasah, Muhammad Maftuh Sururi.
Diketahui, Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Lumajang diikuti sebanyak 1.863 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai MI/SD, MTs/SMP hingga MA/SMA. Pelaksanaanya dilakukan selama tiga hari (7-9 September 2026)
CariPeta Wilayah
Dari total peserta tersebut, jenjang MI/SD diikuti 742 peserta yang berkompetisi pada cabang Matematika sebanyak 368 peserta dan IPAS sebanyak 374 peserta. Pada jenjang MTs/SMP, terdapat 591 peserta dengan rincian Matematika 195 peserta, IPA 196 peserta, dan IPS 200 peserta.
Sementara itu, jenjang MA/SMA diikuti 530 peserta yang mengikuti enam cabang lomba, yakni Matematika 109 peserta, Biologi 92 peserta, Fisika 59 peserta, Kimia 58 peserta, Ekonomi 108 peserta, dan Geografi 104 peserta.
Analisisekonomi Indonesia
Secara keseluruhan, OMI Kabupaten Lumajang tahun ini diikuti 433 lembaga pendidikan. Rinciannya terdiri atas 207 MI, 135 MTs, 85 MA, satu SMP, dan lima SMA.
Pelaksanaan OMI mendapat perhatian langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Lumajang Achmad Faisol Syaifullah bersama jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Lumajang Achmad Faisol Syaifullah menyampaikan bahwa OMI tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar prestasi dan meraih juara.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wahana pembentukan karakter peserta didik melalui kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. “Semoga OMI menjadi momentum bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, berkompetisi secara sehat, serta terus menumbuhkan semangat belajar dan berprestasi,” katanya. (Tim)
LUMAJANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah (MA) Syech Tambuh, Pasirian, Lumajang. Areta Chalwacetta Putri Hannia terpilih untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Lumajang pada bidang studi Biologi. CariPeta Wilayah
Terpilihnya Areta menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MA Syech Tambuh. Keikutsertaannya dalam ajang kompetisi akademik tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, memperluas wawasan, serta mengembangkan potensi diri di bidang ilmu pengetahuan, khususnya Biologi.
OMI merupakan ajang kompetisi yang memberikan ruang bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan kemampuan akademik, daya pikir kritis, serta semangat berprestasi. Melalui kompetisi ini, para siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah dan meningkatkan motivasi untuk terus belajar.
Bagi Areta, keikutsertaan dalam OMI 2026 bukan sekadar kesempatan mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan diri dan menambah pengalaman berkompetisi di tingkat kabupaten.
“Ini jadi suatu kebanggan karena bisa mewakili MA Syech Tambuh untuk berkompetisi dengan sekolah-sekolah setingkat yang berada di Kabupaten Lumajang,” kata Areta beberapa Waktu lalu.
Sementara itu, pihak MA Syech Tambuh berharap partisipasi Areta dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus belajar, menggali potensi, dan berani mengambil kesempatan dalam berbagai ajang kompetisi akademik.
“Keikutsertaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, memiliki rasa ingin tahu tinggi, serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan untuk menghadapi tantangan masa depan,” kata Kepala Madrasah, Muhammad Maftuh Sururi.
Diketahui, Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Lumajang diikuti sebanyak 1.863 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai MI/SD, MTs/SMP hingga MA/SMA. Pelaksanaanya dilakukan selama tiga hari (7-9 September 2026)
CariPeta Wilayah
Dari total peserta tersebut, jenjang MI/SD diikuti 742 peserta yang berkompetisi pada cabang Matematika sebanyak 368 peserta dan IPAS sebanyak 374 peserta. Pada jenjang MTs/SMP, terdapat 591 peserta dengan rincian Matematika 195 peserta, IPA 196 peserta, dan IPS 200 peserta.
Sementara itu, jenjang MA/SMA diikuti 530 peserta yang mengikuti enam cabang lomba, yakni Matematika 109 peserta, Biologi 92 peserta, Fisika 59 peserta, Kimia 58 peserta, Ekonomi 108 peserta, dan Geografi 104 peserta.
Analisisekonomi Indonesia
Secara keseluruhan, OMI Kabupaten Lumajang tahun ini diikuti 433 lembaga pendidikan. Rinciannya terdiri atas 207 MI, 135 MTs, 85 MA, satu SMP, dan lima SMA.
Pelaksanaan OMI mendapat perhatian langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Lumajang Achmad Faisol Syaifullah bersama jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Lumajang Achmad Faisol Syaifullah menyampaikan bahwa OMI tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar prestasi dan meraih juara.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wahana pembentukan karakter peserta didik melalui kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. “Semoga OMI menjadi momentum bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, berkompetisi secara sehat, serta terus menumbuhkan semangat belajar dan berprestasi,” katanya. (Tim)
Powered by Froala Editor
BANYAK DIBACA
Pelaksanaan MGMP Fisika di Perpustakaan MAN Lumajang Bahas Kurikulum Berbasis Cinta
30 January 2026
502 kali
Baca
Kepala MAS Syech Tambuh Ikuti Diklat Peningkatan Kompetensi Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Madrasah
12 June 2026
484 kali
Baca
Rapat Bulanan Madrasah Bahas Evaluasi Kinerja dan Persiapan Kegiatan Akhir Semester Genap
20 May 2025
472 kali
Baca
Kepala Bangdiklat Argawana Indonesia Dr. Muchamad Taufiq Tekankan Generasi Muda Harus Hindari Sikap Malas
30 November 2025
470 kali
Baca
MAS Syech Tambuh Gelar Senam Anak Indonesia Hebat, Wujudkan Madrasah Sehat dan Penuh Semangat
16 July 2026
428 kali
Baca
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Puskesmas Pasirian Dukung Program UKS di Madrasah Aliyah Syech Tambuh
22 September 2025
418 kali
Baca