14 September 2026       61 kali

Lumajang – Pendidikan di Madrasah Aliyah Syech Tambuh (MAS Syech Tambuh) tidak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam kelas. Pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan juga menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.
Sebagai bentuk pembiasaan tersebut, MAS Syech Tambuh secara rutin melaksanakan kegiatan keagamaan setiap dua minggu sekali pada hari Senin. Kegiatan ini diikuti oleh warga madrasah dan menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan dalam suasana penuh kekhusyukan. Senin, (14/09/2026)
Rangkaian kegiatan keagamaan tersebut diisi dengan pembacaan Asmaul Husna, Ratibul Haddad, dan Istighosah. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara bersama-sama sebagai bentuk ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Dipimpin Langsung Direktur Pesantren Skill Nurul Hayat
Kegiatan keagamaan ini memiliki suasana yang semakin khidmat karena dipimpin langsung oleh Direktur Pesantren Skill Nurul Hayat, H. Muhammad Umar Fadloli, S.H.I.
Dengan pembacaan Asmaul Husna, peserta diajak untuk mengenal dan mengingat nama-nama Allah SWT. Selanjutnya, pembacaan Ratibul Haddad menjadi bagian dari rangkaian dzikir dan doa bersama yang diikuti dengan penuh ketenangan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istighosah, sebagai bentuk ikhtiar batin seluruh warga madrasah. Doa bersama tersebut menjadi momentum untuk memohon pertolongan, perlindungan, kesehatan, keberkahan ilmu, serta kemudahan dalam menjalankan berbagai aktivitas di madrasah dan pesantren.
Suasana khidmat semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti lantunan dzikir dan doa secara bersama-sama.
Bukan Sekadar Rutinitas
Kegiatan yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali ini bukan sekadar agenda rutin. Lebih dari itu, pembiasaan keagamaan menjadi bagian dari upaya MAS Syech Tambuh dalam membentuk peserta didik yang memiliki akhlak, kedisiplinan, ketenangan batin, dan kesadaran spiritual.
Di tengah kesibukan pembelajaran dan berbagai aktivitas madrasah, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berhenti sejenak, menenangkan hati, dan mengingat kembali bahwa proses pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas.
Melalui kegiatan Asmaul Husna, Ratibul Haddad, dan Istighosah, para peserta didik juga dibiasakan untuk mengawali aktivitas dengan doa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Membangun Budaya Madrasah yang Religius
Pelaksanaan kegiatan secara konsisten diharapkan dapat membangun budaya religius yang menjadi bagian dari identitas MAS Syech Tambuh. Nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sikap menghormati guru, menyayangi teman, menjaga lisan, disiplin, bertanggung jawab, serta membiasakan diri berdoa menjadi bagian dari karakter yang terus ditanamkan kepada peserta didik.
Dengan adanya kegiatan keagamaan rutin ini, MAS Syech Tambuh terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendorong peserta didik untuk cerdas dan terampil, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan karakter religius.
Kegiatan Asmaul Husna, Ratibul Haddad, dan Istighosah pun menjadi salah satu ikhtiar madrasah untuk melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu, iman, akhlak, dan keterampilan.
MAS Syech Tambuh – Belajar, Berkarakter, Terampil, dan Berkah.

Powered by Froala Editor