05 October 2026       63 kali

Pasirian - Sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman keagamaan peserta didik, MAS Syech Tambuh Pasirian kembali melaksanakan kegiatan ngaji kitab kuning pada Senin, 05 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Islamic Center Al-Misry MAS Syech Tambuh dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII. Senin, 5 Oktober 2026.
Pada kesempatan kali ini, kitab yang dikaji adalah Mabadi Fiqih, dengan pembahasan mengenai bab wudhu. Materi disampaikan secara langsung oleh Ustad Khoirun Nasikhin, S.H.I.
Dalam kajian tersebut, peserta didik diajak memahami tata cara wudhu dengan baik dan benar, mulai dari hal-hal yang berkaitan dengan wudhu, ketentuan-ketentuannya, hingga praktik pelaksanaannya dalam kehidupan sehari-hari. Kajian kitab kuning ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga membiasakan peserta didik untuk memahami dasar-dasar hukum Islam melalui sumber pembelajaran yang telah menjadi bagian dari tradisi keilmuan pesantren.
Suasana kegiatan berlangsung dengan khidmat. Peserta didik mengikuti penjelasan ustaz dengan tertib dan menyimak materi yang disampaikan. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran keagamaan yang terus dikembangkan di MAS Syech Tambuh, terutama dalam membangun karakter peserta didik yang memiliki ilmu, keterampilan, sekaligus pemahaman agama yang kuat.
Amanat Kepala Madrasah
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAS Syech Tambuh, Muhammad Maftuh Sururi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ngaji kitab kuning merupakan bagian penting dalam membekali peserta didik dengan pemahaman agama yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak tidak cukup hanya memiliki keterampilan dan kemampuan akademik. Yang tidak kalah penting adalah memiliki dasar agama yang kuat. Melalui ngaji kitab Mabadi Fiqih ini, kita berharap anak-anak memahami ilmu fiqih bukan hanya untuk diketahui, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kepala Madrasah.
Beliau juga memberikan penekanan bahwa materi tentang wudhu merupakan ilmu dasar yang sangat penting bagi seorang muslim, karena wudhu berkaitan erat dengan pelaksanaan ibadah, khususnya shalat.
“Wudhu mungkin terlihat sederhana, tetapi tata caranya harus dipahami dengan benar. Jangan sampai karena kita menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa, kemudian kita tidak memperhatikan syarat, rukun, maupun hal-hal yang membatalkannya. Apa yang dipelajari hari ini hendaknya langsung dipraktikkan,” pesannya.
Kepala Madrasah juga berharap agar peserta didik dapat mengikuti kegiatan ngaji kitab kuning dengan istiqamah dan menjadikannya sebagai bekal dalam menjalani kehidupan.
Dengan adanya kegiatan rutin ngaji kitab kuning di Islamic Center Al-Misry, MAS Syech Tambuh terus berupaya menghadirkan pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, skill, akhlak, dan nilai-nilai keislaman. Harapannya, lulusan MAS Syech Tambuh tidak hanya siap melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki karakter dan pemahaman agama yang kuat.

Powered by Froala Editor