31 October 2025       204 kali

LUMAJANG – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang menunaikan komitmennya untuk turun langsung mendampingi Madrasah Aliyah Syech Tambuh dalam pembangunan infrastruktur yang aman dan berkualitas.
Berdasarkan Pantuan TIM Media MASTA, Tim dari UIN Maliki Malang mendatangi langsung Madrasah Aliyah Syech Tambuh yang berada di Dusun Kedung Pakis, Pasirian, Lumajang Jumat (31/10/2025) siang.
Tim UIN Maliki Malang dipimpin langsung Dr.Akyunul Jannah, S.Si.,M.P (Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Sains dan Teknologi), Andi Baso Mappaturi, M.T. (Dosen Teknik Arsitektur), dan Vicky Wildan Yustisua, M.T (Dosen Teknik Sipil).
Kedatangan Tim UIN Malang langsung disambut oleh kepala Madraah Aliyah Syech Tambuh, Ustadz Muhammad Maftuh Sururi, S.Pd. beserta Pegasuh Pesantren Skill Nurul Hayat Lumajang Muhammad Umar Fadloli, S.H.I dan dipersilahkan istirahat sejenak di Ruang Tamu Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Syech Tambuh yang berada didalam naungan Yayasan Syech Tambuh.
Setelah itu, Tim UIN Maliki Malang mulai meninjau dan mengukur semua bangunan yang berada di Madrasah Aliyah Syech Tambuh mulai Masjid Al Misry, asrama santri putra, ruang guru dan kelas MA Syech Tambuh, Aula Al Misry, Asrama santri putri, Ndalem Kiai dan BLLK Syech Tambuh.
“Kami mengapresiasi Gerakan cepat dari Civitas Akademika UIN Maliki Malang yang dipimpin Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi untuk melakukan pendampingan terhadap dan Madrasah yang butuh pendampingan pengecekan konstruksi dan pendampingan tata Kelola Madrasah yang profesional dan maju serta mandiri,”kata Pengasuh Pesantren Skill Dr. KH. Muhammad Nur Hayid, S.Thi, M.M, CSM.
Gus Hayid begitu biasa disapa juga berharap pendampingan-pendampingan oleh TIM yang dibentuk oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof Ilfi ini juga dapat dilanjutkan ke pesantren dan Madrasah lain baik untuk pendampingan pengecekan kekuatan konstruksi atau pembuatan landscap dan gambar dari pesantren dan madrasah yang akan dibangun dan dikembangkan.
“Kami berdoa semoga Langkah yang diambil ini, betul-betul membawa manfaat dan maslahat bagi dunia pesantren dan tentu menjadi amal jariyah dan terobosan kongkrit dari fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah membawa manfaat dan menebar maslahat kepada umat dan bangsa,” ucap Gus Hayid.

Pendampingan Terpadu
Diketahui sebelumnya, Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, mengatakan bahwa UIN Maliki Malang memiliki program pendampingan terpadu yang menyentuh seluruh aspek kehidupan ponpes, dan Madrasah dari perencanaan bangunan hingga kesehatan jiwa santri, dari desain ruang yang ramah lingkungan hingga praktik spiritual yang berwawasan ekologis.
Pendampingan tersebt melalui tenaga ahli dari Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) yang memiliki berbagai program studi, seperti Teknik Sipil, Arsitektur, dan Teknik Lingkungan.
Prof Ilfi menjelaskan, bahwa dalam hal mitigasi, risiko konstruksi bangunan, fokus utama program ini adalah peningkatan keselamatan dan kualitas bangunan yang efektif, aman, dan berkelanjutan.
UIN Maliki Malang berkomitmen membantu pesantren dan Madrasah dalam menyusun masterplan kawasan, memastikan setiap pembangunan dilakukan dengan tata ruang dan sirkulasi yang baik, serta memenuhi standar keamanan konstruksi.
“Kami siap membantu pesantren dan Madrasah agar bangunannya aman, kuat, dan ramah lingkungan. Pendampingan ini penting supaya tidak terjadi lagi kejadian serupa yang membahayakan santri maupun pengasuh, dan tenaga pendidik” ujar Prof. Ilfi.
Untuk menjamin pembangunan yang bertanggung jawab, UIN Maliki Malang menekankan pentingnya kajian dan pengawasan lingkungan (AMDAL) serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap tahap proyek. Setiap detail diperhatikan agar proses pembangunan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Prinsipnya sederhana namun fundamental: membangun pesantren haruslah selaras dengan alam dan kehidupan di sekitarnya,” tutupnya. (FDL87)

Powered by Froala Editor